2012-12-28

Sebuah 'note' akan kejadian Extraordinary yang dialami bumi pada 26 Desember 2004


"May all the souls now rest in peace on the other realm"


Tsunami Aceh yang terjadi 8 tahun lalu, termasuk bencana terbesar yang pernah terjadi  setelah Meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883. 

Ada beberapa spekulasi yang beranggapan bahwa tsunami ini terjadi karena faktor Mand Made, Sebuah misil berhulu ledak nuklir diarahkan ke timur jauh untuk kepentingan politik (baca beberapa artikel hubungan George W Bush, Club of Four dan India contohnya ini) spekulasi ini dapat ditemukan di belahan internet manapun, karena pendukung teori ini adalah para pecinta konspirasi :D

Dan ada juga spekulasi / teori yang beranggapan bahwa tsunami terjadi karena korelasi dengan Kejadian Luar Biasa pada gugusan bintang tetangga dalam galaksi bima sakti.

Alkisah 26,000 tahun yang lalu di salah satu titik di galaksi bima sakti, sebuah bintang meledak (Neutron Star Explosion / Magnetar) dengan dahsyat yang menghasilkan Gamma Ray Burst (GRB) dan Gravity Waves (GW) yang menyebar ke seantero galaksi bima sakti. Bintang tersebut diberi nama SGR 1806-20 yang berjarak sekitar 20,000 - 32,000 tahun cahaya dari bumi. sedahsyat apakah ledakan pada magnetar tersebut ? kira kira daya yang dihasilkan sepersepuluh detiknya sebanding dengan daya yang dihasilkan matahari selama 100,000 tahun. 
Lalu apa hubungannya dengan tsunami aceh ? Sabar, itu baru preambule, silahkan sediakan kopi dan jajanan untuk menambah 'nikmat' tulisan ini.
Setelah menempuh kira kira 26,000 tahun kemudian, GRB dan GW, yang menggunakan cahaya sebagai media rambatnya, sampai ke orbit bumi pada 27 Desember 2004 untuk GRB sendiri, sedangkan GW diperkirakan tiba lebih dulu dibumi pada 26 Desember 2004. ini dikarenakan GRB memilki hambatan seperti gravitasi, debu angkasa, dan cosmic ray. sedangkan GW yang pada dasarnya adalah gelombang murni, berselancar tanpa hambatan. Bisa terlihat korelasinya ? yup, Gravital Wave hasil dari magnetar ini digadang gadang merupakan penyebab tsunami pada 26 Desember 2004. limpahan gelombang gravitasi melewati bumi dan memungkinkan gelombangnya dapat menyentuh mantel atau mungkin hingga ke core bumi itu sendiri, inilah yang megakibatkan pergerakan lempengan tektonik di sekitar timur jauh. dan daya yang dihasilkannya pun devastating, 9.3 pada skala Richter.

Kedua spekulasi ini masih berbentuk teori,jadi buat iseng iseng aj, daripada curhat ga  jelas :yaoming:,,,, 


Moral : "Even our own earth is not that safe enough. to space we live, then"


Source :
http://www.slate.com/blogs/bad_astronomy/2012/12/27/cosmic_blast_magnetar_explosion_rocked_earth_on_december_27_2004.html
http://www.etheric.com/GalacticCenter/GRB.html
http://viewzone2.com/gravitywavesx.html

2011-10-26

Acid Black Cherry Shangrila Review

Though this should be posted along long time ago, but I have no time to design it yet. Hence, I'm now ready to make a review about this month's single from my lovely and adored Yasu (hail to Yasu \m/)


Differentiate from earlier single, Yasu's strikes back with his latest single "Shangri-La" and the PV so adorable, the Music is so goddamn cheerful so you might be smiling while chanting this song *I'll chew glasses if its not happening*


The PV's








The Single's



[2011.10.21] シャングリラ


01. シャングリラ
02. 悲しみがとまらない 【Recreation Track】

2011-10-05

Y U NOT KNOW

[indonesia]
Saya memutuskan untuk menjadikan blog ini sebagai tempat melampiaskan memusatkan beberapa waktu yang terbuang agar memungkinkan menjadi pembelajaran untuk diri saya sendiri kelak




[English]
Yap, from now on I shall be friend with this 3 things, a new project will be sail up soon. I should be happy with this, in fact I can manage to create an application for this smart OS. My heart just bouncing and screaming out "awesome!!!"



[English]
And just a few weeks ago I fall in Love with this band. Each personnel is damn GODLIKE creature. but I only listen with their current line up. I'm so in love with sho's vocal character but still, Yasu FTW

2011-10-04

[kara-OK] Bukan Untukku


BGM : Rio febrian - Bukan Untukku

2008-07-28

Cara naik kora² yang aman

Untuk pertama kalinya maen di DUFAN wabilkhusus pas naekin kora-kora berasa aman n nyaman, tanpa harus tereak mpe bengek. Pas lagi ngantrinya sih satu team ceritanya rusuh abis, tapi pas pada naek langsung pada pucet + diam seribu bahasa (emang pada modal bacot semua anak² na...) termasuk gue sih,,,, terus, pas abang-nya bilang "Apakah anda semua siap ?", *sssiiiiiinnggg~~~~~~~* kita pada saling liat²an.... -.-', gue sendiri udah ngga bisa ngerasain kaki gue lagi .. lemes selemes-lemes na dah...pas dah mencapai ketinggian 45° , semua "penggemar" Kora-Kora na pada tereak, gue otomatis ikut tereak donk (ini disebut dengan gejala hysteria menurut sigmund freud). tapi gue merasa aneh ma mahluk disebelah gue, kok dienye diem 'n tenang-tenang aje,, pas gue nengok ke die, die malah senyum² menatap langit sore di DUFAN. terus gue ikutin cara die.. gue duduk rileks (duduk na harus semi-rebaan, kepala pas sama senderan bangku yang otomatis kita jadi dongak keatas dengan rileks). next, gw nyoba ngerasain thrill dari kora-kora, walhasil gaya gravitasi yang ditimbulkan nggak ngepek sama pusat keseimbangan di otak gue... jadi ngerasa kayak naek kereta cepet, minus tereak-tereakan. pas ketinggian mencapai 90°, pandangan mata otomatis tertuju sama daratan, nah bagi yang punya penyakit acrofobia, posisi ini bisa bikin pala mumet juga, untuk mengatasinya, back to origin dimana kita harus fokus n rileks menatap langit... jadi pandangan kita konstan.



Gue siy dah nyobain na di tempat duduk nyang tengah, belum pernah nyobain yang paling ujung.(IMO,kayak na trik diatas nggak bisa diterapin di tempat duduk yang paling ujung, soal na langit na ketutupan ama body kapal na). kalo emang ada masukan lainnya silahkan di komen atuh,,,,